Tidak Sadar bahwa Shalat Shubuhnya Kesiangan, Apakah Shalatnya Sah?

Pertanyaan: Jika seseorang melaksanakan shalat shubuh, kemudian baru menyadari bahwa matahari sudah terbit sejak lama, apakah shalat shubuhnya sah, mengingat bahwa dia tidak meniatkan shalatnya tersebut sebagai qadha’?

Jawab:

Alhamdulillah, wash-shalatu was-salamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in, amma ba’du.

Jika seseorang mengerjakan shalat, lalu setelah shalat dia baru menyadari bahwa shalatnya itu dilakukan setelah waktunya berakhir, maka shalatnya sah.

Demikian pula jika dia mengerjakan shalat sebagai qadha’ karena mengira bahwa waktunya sudah berakhir, lalu setelah shalat dia baru menyadari bahwa waktunya belum berakhir, maka shalatnya juga sah.

Contoh penerapan dari kaidah ini adalah orang yang shalat saat awan tebal menutupi matahari lalu dia menyimpulkan dari berbagai indikator bahwa waktu shalat masih belum berakhir (dan dia tidak memiliki sarana lain untuk mengetahui waktu shalat kecuali dengan melihat tanda alam). Kemudian setelah shalat, dia baru mengetahui bahwa shalatnya itu dikerjakan setelah waktunya berakhir, maka shalatnya tersebut sah.

Menggunakan kaidah ini, kita bisa simpulkan bahwa shalat shubuh seperti pada kondisi si penanya di atas adalah sah. Dalilnya adalah karena niatnya bahwa shalat yang sedang dia kerjakan tersebut adalah shalat shubuh itu sudah mencukupi, tidak perlu baginya untuk menghadirkan niat atau kesadaran bahwa shalatnya itu adalah qadha’ atau bukan.

Adapun jika dia sengaja berniat qadha’ padahal dia mengetahui bahwa waktu shalat belum berakhir, atau sebaliknya, maka shalatnya tersebut tidak sah karena dia telah bermain-main dengan perkara shalat.

Semoga bermanfaat.

@ Dago, Bandung, 7 Syawwal 1440 H

Penulis: Dr. Andy Octavian Latief

Artikel andylatief.net

Leave a Reply

Scroll to Top